Tuesday, 7 February 2017

Sistem PLTS Utility Interactive System (On Grid) dan Stand Alone (Hybrid atau Off Grid)

Sistem PLTS merupakan singkatan dari sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Sistem ini bekerja membangkitkan daya listrik yang berasal dari energi radiasi sinar surya atau matahari. Sistem PLTS adalah sangat mungkin untuk diterapkan untuk wilayah di Indonesia dikarenakan potensi dari energi matahari di Indonesia yang tergolong besar, rata-rata energi matahari yang diterima Indonesia per harinya mencapai hingga 4,8 kW/m2/hari. Sistem PLTS bekerja dengan cara mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik dengan bantuan sel fotovoltaik. Sel fotovoltaik dirangkai denganbeberapa sel fotovoltaik lainnya hingga menghasilkan sejumlah energi listrik yang diinginkan. Dalam sistem PLTS, sel fotovoltaik tidaklah bekerja sendirian, terdapat komponen-komponen lainnya yang turut menunjang agar sistem PLTS menjadi sistem yang stabil. Komponen-komponen tersebut antara lain baterai, Battery Charge Regulator atau Battery Charge Controller, dan inverter.
PLTS Pembangkit Listrik tenaga surya on grid utility interactive system
sumber: diy1kwsolar.blogspot.com

Terdapat dua macam sistem PLTS, yaitu utility interactive system dan yang kedua adalah stand alone system. Kedua macam sistem PLTS tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda satu sama lain dan diterapkan untuk tujuan yang berbeda pula.
PLTS Pembangkit Listrik tenaga surya on grid utility interactive system
sumber: pinterest

Tipe pertama, utility interactive system atau sering disebut juga grid connected atau on-grid merupakan sistem PLTS yang terhubung dengan jaringan listrik lainnya (contohya PLN). Tipe ini ampun mencegah terjadinya  ketidakstabilan pada sistem PLTS, karena kemungkinan sinar matahari yang diterima oleh sel fotovoltaik tidak memenuhi batas minimum operasi, maka agar kebutuhan listrik tetap terpenuhi, sistem PLTS dapat memenuhi kebutuhan lewat jaringan listrik yang terhubung tersebut. Namun jika kemungkinan yang terjadi adalah sebaliknya, maka kelebihan listrik dari sistem PLTS ini akan dipasok dan dijual ke pihak pemilik jaringan listrik yang terhubung.
PLTS pembangkit listrik tenaga surya stand alone off grid hybrid system
sumber: greenenergyholding.blogspot.com

Tipe yang kedua adalah stand alone system, yang berarti secara terjemahannnya adalah sistem PLTS yang berdiri sendiri. Sistem ini tidak terhubung dengan jaringan listrik PLN, tetapi kemungkinan bekerja berdampingan dengan instalasi pembangkit daya lainnya. Sistem PLTS yang bekerja berdampingan dengan pembangkit lainnya disebut dengan hybrid system. Sistem PLTS dalam hybrid system tidak saling mempengaruhi satu dengan yang lain, karena sistem ini termasuk stand alone system. Tujuan dari hybrid system sebenarnya adalah sama dengan utility interactive system agar keseimbangan dalam pembangkitan daya terjaga.

Referensi
“Statistik Ekonomi energy Indonesia2004”. Pusat Informasi Energi Dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, 2004.
Roger A. Messenger, Jerry Ventre. Photovoltaic systems engineering. CRC Press, Boca Raton – Florida, 2004.

http://www.fsec.ucf.edu-en-consumersolar/electricity/basics-types-of-pv.htm
loading...

SHARE THIS

Author:

1 comment: