Friday, 30 December 2016

Elang Jawa Puncak Rantai Makanan


Burung pemangsa yang gagah, endemik pulau Jawa ini merupakan satwa yang tergolong terancam punah (endangered). Secara fisik, satwa inilah yang paling menyerupai dengan burung garuda yang sering kita lihat di ruang-ruang kelas atau pemerintahan. Selain itu, satwa ini juga menjadi ikon bagi salah satu klub sepak bola yang berasal dari Sleman yakni PSS. Klasifikasi ilmiah dari elang jawa adalah sebagai berikut.

kerajaan:animalia
filum:chordata
kelas:aves
ordo:falconiformes
famili:accipitridae
genus:nisaetus
spesies:n. bartelsi
nama binomial
nisaetus bartelsi stresemann, 1924
sinonim
spizaetus bartelsi

Seperti satwa lain yang tergolong terancam punah, satwa ini mengalami penyusutan habitat aslinya, apalagi habitat aslinya di pulau Jawa yang menjadi pulau terpadat di Indonesia. Masalah lain yang dihadapi yaitu adanya perburuan liar yang menjadikan burung ini sebagai satwa peliharaan karena prestis karena statusnya sebagai satwa nasional. Tingkat reproduksinya yang rendah, yang hanya mampu menghasilkan satu telur dalam waktu 2-3 tahun dengan masa pengeraman selama 45-50 hari. Satwa ini tergolong satwa monogami, yaitu setia dengan satu pasangannya selamanya. Burung ini biasanya bereproduksi sekitar usia 3-4 tahun. 



sumber: survival491m.blogspot.com
Di habitatnya, satwa ini merupakan puncak rantai makanan, dan menjadi penting peranannya untuk menjaga populasi satwa di bawahnya seperti tikus dan ular agar tak mengalami ledakan populasi. 

Referensi

http://www.greeners.co/flora-fauna/elang-jawa-sang-garuda-tanah-jawa/

http://pecintasatwa.com/sang-garuda-elang-jawa-yang-eksotis/


https://duniasatwaku.wordpress.com/2013/07/25/mengenal-elang-jawa-penyebaran-dan-habitat-elang-jawa/
loading...

SHARE THIS

Author:

2 comments:

  1. saya pernah melihat burung ini di KBS pak, tapi itu dulu, entah kalau sekrang

    ReplyDelete
  2. gak pernah liat burungnya,, hehe burungnya mengajarkan kita untuk setia sama pasangan

    ReplyDelete